6 Karakter Musuh Anime Berbalut Perban

1. Makoto Shishio (Samurai X)



Musuh terkuat Himura Kenshin dan sekaligus ketua Jubon katana.Dia mendapatkan luka bakar itu saat dihianati oleh Pemerintahan Meiji,dia ditembaki dan juga dibakar hidup-hidup.Dia selamat, mengalami kerusakan parah pada seluruh tubuhnya sampai-sampai ia harus memakai perban siang dan malam untuk menutupi kulit rusak nya, memberinya tampilan yang mirip dengan mumi . Ini juga membatasi waktu ia bisa melawan. Setiap pertempuran yang melampaui lima belas menit menempatkan dia dalam bahaya mengalami pembakaran spontan, sebagai akibat kurangnya kelenjar keringat ia tidak dapat mengatur suhu tubuhnya

2.Mu (Naruto)
Seorang Tsucikage dari Negara Batu,selama hidupnya, Mu diajarkan Ōnoki bagaimana menggunakan Rilis Debu. Pada beberapa titik dalam perjalanan kuliah ini, baik ia dan muridnya bertemu dengan Madara Uchiha, setelah aliansi telah dibentuk antara desa masing-masing. Namun, meskipun kedudukan mereka, Madara berani menyatakan bahwa Konohagakure tetap menjadi kekuatan dominan dan dengan demikian, mereka hanya harus mematuhi setiap perintah yang diberikan.
Dia juga memiliki permusuhan besar dengan Mizukage Kedua dan kedua orang akhirnya saling membunuh dalam pertempuran.

3.Kaguro (Kekkaishi)
Kaguro selalu memakai kedok kulit manusia sementara di Karasumori: seorang pria jangkung pucat dengan mata merah dan rambut gelap.Bila tidak menyamar kulit manusia nya, Kaguro muncul sebagai mumi dengan mata besar dengan iris merah dan sklera kuning, dan selalu memakai jubah hitam dengan merah, langsing berjumbai. Bagian-bagian terbuka dari kulitnya yang terbakar parah, sebagai transformasi menjadi Ayakashi sangat mirip dia disambar petir .

4.Mukuro (Last Blade)
Setelah kematiannya, Shikyoh itu kembali dalam bentuk zombie bernama Mukuro. Dengan kecintaanya membunuh masih segar dalam pikirannya bersama dengan beberapa kenangan dan gaya bertarungnya, Mukuro mengembara dalam bentuk mayat hidup nya, terus membunuh orang tak bersalah. Kisahnya berakhir sebagai lelucon dari pencipta yang memecah dibalik dinding.

5.Mummymon (Digimon 2)



Mummymon adalah Digimon Mati yang nama dan desain berasal dari mumi Mesir. Hal ini disebut "Tukang Sihir" karena memanggil dan manipulasi jiwa enggan (data sisa) dari Digimon dimusnahkan. Karena keengganan nya ekspresi wajah yang tidak dapat dibaca, dan sulit untuk memahami apa yang pikirkan, tetapi adalah makhluk berbahaya, jika diserang akan mengayunkan senjata dan benar-benar meruntuhkan lawan, dan jika terpojok itu akan mulai secara acak menembakkan pistol dihargai nya "Obelisk".

6.Poison Joke (666 Satan) 

Seorang pria terbungkus perban seperti mumi yang pertama muncul di Rock Bird arc. Dia adalah seorang pembunuh berantai yang membunuh hampir semua orang hanya untuk kesenangan. Hal ini kemudian mengungkapkan bahwa ia tidak selalu seperti ini, dan digunakan untuk menjadi OPT reguler yang disebut oleh desanya untuk mencoba untuk mengaktifkan yang baru digali O-Part, Biraiya. Ketika usaha itu menjadi bumerang, ia menjadi sangat cacat, dan seluruh desanya berbalik, menyebabkan kepribadiannya untuk menjadi apa adanya sekarang. Dia akhirnya 'dimakan' oleh Lucifuge dan kemudian terlihat mengambang di limbo dari dimensi lain yaitu lambung Lucifuge.

Istilah-istilah di Anime dan Manga


Berikut beberapa Istliha dalam anime maupun mangan cekidot .....


Anime
Tidak perlu jauh-jauh, kata “anime” yang sering kita ucapkan/dengar contohnya. Kata yang satu ini merupakan adaptasi dari kata animation yang oleh orang Jepang sana ucapannya menjadi “animeshon”, dan popular hingga saat ini menjadi “anime”. Dalam perkembangannya, kata “anime” digunakan untuk menyebutkan animasi Jepang.
Cosplay
Istilah lain yang juga popular dikalangan otaku/penikmat anime/manga adalah Cosplay. Memang pada dasarnya orang Jepang suka sekali dengan permainan kata-kata, hingga istilah yang satu ini di’minim’kan dari yang sebenarnya adalah Custom Play menjadi Cosplay. Cosplay sendiri adalah suatu acara dimana para fans berkreasi dengan kostum yang mereka kenakan. Kostum tersebut bisa mereka ‘curi’ dari karakter anime, manga, game ataupun kreasi mereka sendiri.
Mecha
Nah untuk yang satu ini pun juga bernasib sama, kata “Mecha” mengalami ‘penyempitan’ ucapan dari kata “mechanical”. Biasanya mecha digunakan untuk menyebutkan anime ataupun manga yang berbau mekanik, meskipun semakin kesini istilah ini lebih umum untuk menyebutkan anime/manga ber-genre robot.

OAV/OVA
Kalau yang satu ini beda lagi, OAV (Original Animated Video) atau yang lebih umum dikenal dengan OVA adalah kependekan dari Original Video Animation. OVA adalah format dari anime yang tidak ditayangkan di TV, yaitu dalam format video yang dijual bebas dipasaran. Untuk episodenya sendiri, OVA biasanya terdiri tidak lebih dari 8 episode, malah ada yang hanya 1 episode.

FanArt
Tidak lantas setelah kita disuguhkan dengan anime/manga yang memanjakan mata, maka kita menjadi pasif dalam berkreasi, karena hal seperti itu sangat bertolak belakang dengan gaya orang Jepang. Yups, FanArt adalah wadah yang tepat buat kalian berkreasi. FanArt adalah karya para fans berupa gambar karakter yang mereka inspirasi dari anime/manga favorite mereka, bisa karakter asli dari anime/manga tersebut ataupun ‘pure’ kreasi fans sendiri.

FanService
Bila kalian melihat adegan anime ataupun manga yang tidak berhubungan langsung dengan keseluruhan cerita, maka yang seperti ini bisa disebut sebagai FanService. Biasanya FanService adalah adegan yang sengaja dibuat untuk menyenangkan, atau me’refresh’kan pikiran penggemar. Dan umumnya FanService ini berbau erotisme.

FanFic


Cerita karangan dari fans yang menggunakan tokoh karakter ataupun memodifikasi ceriata dari sebuah anime/manga disebut FanFic, yang merupakan singkatan dari Fan Fiction.

Lemon
Hey, jangan samain istilah yang satu ini dengan nama buah. Dalam per’anime/manga’an, istilah Lemon digunakan pada FanFic yang materinya cenderung kearah ‘dewasa’, seperti erotisme gitu...

SD
Hahaha,, Sekolah Dasar?? Bukan!! SD atau yang juga dikenal dengan Super Deformed adalah istilah yang digunakan dalam penggambaran karakter anime/manga dengan size kerdil. Tetapi proporsi tubuh tetap pas.

Chibi
Berbeda dengan SD, untuk istilah Chibi lebih mendekati kesan imut/cute. Perbedaannya hampir tipis dengan SD, pada Chibi proporsi ukuran kepala lebih besar ketimbang badannya. Biasanya Chibi lebih sering digunakan untuk adegan ‘joke’.

Manga
Siapa yang tidak mengenal manga? Eits, tapi perlu dicek, dalam pengucapannya kalian masih mengeja tulisannya “manga” atau gimana nih? Karena sebenarnya pengucapan manga yang benar adalah “mangga”. Manga adalah sebutan untuk komik produksi Jepang.

Mangaka
Yups betul, ini sebutan untuk pengarang manga.

Doujinshi
Kembali para fans bisa berkreasi dengan manga/anime favorite-nya. Bagi fans yang gemar membuat manga amatir yang menggunakan karakter dari manga/anime yang sudah populer, gelar Doujinshi bisa mereka sandang. Jangan salah loh, mangaka profesional diluaran sana awalnya juga pernah menjadi Doujinshi. Siapa tau kan?

Tankoubon
Pada awalnya manga-manga di toko buku yang kita lihat itu bukanlah perjilid. Para mangaka biasanya menerbitkannya terlebih dahulu di majalah komik di Jepang. Dengan kepopuleran suatu manga, pihak penerbit berinisiatif mengorbitkannya kembali dalam bentuk tankoubon. Nah, tankoubon sendiri biasanya oleh orang Indonesia disebut jilid atau volume.

Mahou
Istilah yang satu ini tidak lepas bagi kalian yang menyukai anime/manga ber-genre fantasy. Mahou sendiri dalam bahasa Inggris disebut magic. Yups, Mahou bisa juga diartikan sakti, ajaib ataupun sihir. Contoh:
mahou shojo : gadis ajaib (magical girl)
mahou kishi : pendekar ajaib (magic knight)

Otaku
Istilah Otaku sering menjadi perdebatan. Ada beberapa kalangan yang enggan menyandang sebutan otaku, dan lebih enjoy disebut penikmat anime; adapula yang sangat senang mendapat gelar Otaku. Di Amerika contohnya, bagi penggemar anime di Amerika yang oleh teman atau kerabatnya mendapat sebutan otaku, serasa mendapat kebanggan tersendiri. Padahal istilah otaku ini memiki berbagai pengertian. Tapi di dunia per’anime’an, otaku lebih cenderung digunakan untuk menyebut seseorang yang sangat menggemari sesuatu, atau lebih cenderung terlalu fanatik. Dalam bahasa Inggris, otaku bisa disebut Nerd Culture, ada juga yang menyebut Geeks (jadi teringat kembali lagu Jason Mraz yang “Geeks in the Pink”).

Seiyuu



Peran seiyuu dalam per’anime’an tidak kalah penting. Karena dari seiyuu inilah, suatu adegan jadi terasa hidup. Seiyuu dalam bahasa lain biasa disebut dubbing, atau dalam bahasa kita disebut pengisi suara.
Shonnen (tokoh) laki-laki
Shoujo (tokoh) perempuan

ERO
Tidak perlu berpanjang lebar, ERO adalah hal yang berbau Erotisme. Singkat dan padat, pasti dah pada jelas.

Ecchi
Ecchi memiliki konten yang bisa diartikan porno, tetapi mempunyai batas tertentu, karena untuk istilah yang satu ini adegan pornografi-nya terbilang “ringan”.bisa diartikan "porno" sampai batas tertentu. Biasanya digunakan untuk menggambarkan adegan pornografi "ringan". Bisa juga diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai pervert atau ada juga yang bilang semi.

Hentai
Kalau ecchi masih terlalu ringan, maka untuk Hentai bisa dibilang konten yang bermateri sex . Dalam arti terjemahannya, Hentai mempunyai arti “aneh”, karena pada umumnya anime/manga yang berkonten hentai cenderung menyimpang, atau bisa dibilang “aneh”.

Yaoi
Istilah Yaoi digunakan untuk anime/manga yang memiliki isi cerita berbau homoseksual/gay. Istilah lain untuk yaoi adalah Boy’s Love atau biasa disingkat BL. Sebenarnya Yaoi adalah kependekan dari "yama-nashi ochi-nashi imi-nashi".

Yuri

Bila ada versi gay, pasti ada versi lesbi-nya kan? Nah untuk versi ini dalam anime/manga biasa disebut Yuri.

Mayu Watanabe


 (渡辺 麻友 Watanabe Mayu, lahir di Prefektur Saitama, 26 Maret 1994; umur 18 tahun) adalah penyanyi Jepang anggota grup idola AKB48 Tim A. Ia juga anggota unit Watarirouka Hashiritai posisi tengah depan dan anggota Team Dragon from AKB48.

Ia lulus Audisi Angkatan Ketiga, dan pertama kali tampil pada pertunjukan 8 April 2007.Pertama kali terpilih sebagai anggota senbatsu adalah untuk singel ke-4, "Bingo!" yang dirilis pada bulan Juli 2007.
Selain terkenal sebagai penggemar anime, ia sangat teliti dalam menata rambut poninya. Namun ia membantah perlu dua jam hanya untuk mengeset poni, dan mengaku pasti marah kalau poninya dipegang orang.
Pada pemilihan anggota senbatsu untuk singel ke-13 yang berlangsung akhir Juni hingga awal Juli 2009, ia menempati urutan ke-4 anggota favorit pilihan penggemar.


Pada pemilihan anggota senbatsu untuk menyanyikan singel ke-17 yang berlangsung dari akhir Juni hingga awal Juli 2010, penggemar memilihnya sebagai anggota favorit nomor 5.
Ia mempertahankan posisinya pada urutan nomor 5 pada pemilihan anggota senbatsu untuk menyanyikan singel ke-22.
Pada 13 Desember 2011, namanya terpilih bersama 9 anggota lainnya sebagai pengisi suara anime AKB0048 yang bertemakan AKB48.
Ia mendapat peran utama untuk serial drama Sabadoru (さばドル) yang ditayangkan TV Tokyo mulai 13 Januari 2012. Ia memerankan guru berusia 38 tahun yang mengajar literatur klasik di sekolah menengah kejuruan. Murid-murid tidak memerdulikannya karena sibuk mengagumi Mayu, idola berusia "17 tahun" yang sebetulnya guru mereka sendiri.
Singel debut solo, "Synchro Tokimeki" dipakai sebagai lagu tema drama Sabadoru. Singel ini dirilis pada 29 Februari 2012. Di antara anggota AKB48, Mayuyu adalah anggota keempat yang berkarier sebagai penyanyi solo, setelah Tomomi Itano, Atsuko Maeda, dan Misaki Iwasa.
Ia termasuk ke dalam unit No Name yang dibentuk dari sembilan pengisi suara seri anime AKB0048. No Name menyanyikan lagu "Kibou ni Tsuite" (lagu pembuka) dan "Yume wa Nando mo Umarekawaru" (lagu penutup) untuk AKB0048.
Pada Pemilihan Umum Singel ke-27 AKB48 yang berlangsung 22 Mei hingga 5 Juni 2012, nama Mayu Watanabe berada di urutan kedua. Hasil tersebut menjadikannya sebagai anggotasenbatsu AKB48. Di atas panggung pengumuman pemilu 6 Juni 2012, Watanabe berkata, "Kalau tahun depan (2013) juga ada pemilihan umum, aku ingin jadi nomor satu. Mungkin [aku] masih belum belum matang, pada tahun depan aku akan jadi orang yang pantas menempati posisi 'center'."

  • Source : Wikipedia

7 Teknologi Tinggi Milik Nenek Moyang Bangsa Indonesia

7 Teknologi Tinggi Milik Nenek Moyang Bangsa Indonesia





1. Borobudur: bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur
Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah.
Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit.
Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal.
Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan.
Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa.


2. Kapal Jung Jawa: Teknologi kapal raksasa
Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas.
Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”.
Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar.

Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. 'Mereka mengaku keturunan Jawa,' kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.

Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13.

Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata 'Jung' digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14.
Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.

Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis.

Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513. Bisa dikatakan, kapal jung Nusantara ini disandingkan dengan kapal induk di era modern sekarang ini.


3. Keris: kecanggihan teknologi penempaan logam
Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau.

Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya.

Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangan teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga).

Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat.

Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius.

Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat.

Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. Dalam peradaban modern sekarang, titanium dimanfaatkan orang untuk membuat pelapis hidung pesawat angkasa luar, serta ujung roket dan peluru kendali antar benua.


4. Benteng Keraton Buton: Arsitektur bangunan untuk pertahanan
Di Buton, Sulawesi Tenggara ada Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar. Benteng yang merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur.

Benteng yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang keliling 2.740 meter. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga / kubu pertahanan (bastion) yang dalam bahasa setempat disebut baluara.

Tiap pintu gerbang (lawa) dan baluara dikawal 4-6 meriam. Jumlah meriam seluruhnya 52 buah. Pada pojok kanan sebelah selatan terdapat godana-oba (gudang mesiu) dan gudang peluru di sebelah kiri.

Letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya. Benteng ini menunjukkan betapa hebatnya ahli bangunan nenek moyang kita dalam membuat teknologi bangunan untuk pertahanan.


5. Si Gale gale: Teknologi Robot tradisional Nusantara
Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari.

Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang. Sigale - gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak.

Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia.

Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari.

Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.


6. Pengindelan Danau Tasikardi, Banten : Kecanggihan Teknologi Penjernihan Air
Nenek moyang kita ternyata sudah mengembangkan teknologi penyaringan air bersih. Sekitar abad ke16-17 Kesultanan Banten telah membangun Bangunan penjernih air untuk menyaring air yang berasal dari Waduk Tasikardi ke Keraton Surosowan.

Proses penjernihannya tergolong sudah maju. Sebelum masuk ke Surosowan, air yang kotor dan keruh dari Tasik Ardi disalurkan dan disaring melalui tiga bangunan bernama Pengindelan Putih, Abang, dan Emas.

Di tiap pengindelan ini, air diproses dengan mengendapkan dan menyaring kotoran. Air selanjutnya mengalir ke Surosowan lewat serangkaian pipa panjang yang terbuat dari tanah liat dengan diameter kurang lebih 40 cm.

Terlihat sekali bahwa pada masa tersebut sudah mampu menguasai teknologi pengolahan air keruh menjadi air layak pakai.

Danau Tasik Ardi sendiri merupakan danau buatan. Sebagai situs sejarah, keberadaan danau ini adalah bukti kegemilangan peradaban Kesultanan Banten pada masa lalu.

Untuk ukuran saat itu, membuat waduk atau danau buatan untuk mengairi areal pertanian dan memenuhi kebutuhan pasokan air bagi penduduk merupakan terobosan yang cemerlang.


7. Karinding: Teknologi pengusir hama dengan gelombang suara
Ternyata nenek moyang dan leluhur kita mempunyai suatu alat musik tiup tradisional yang berfungsi sebagai hiburan sekaligus pengusir hama.

Alat musik dari Sunda ini terbuat dari pelepah kawung atau bambu berukuran 20 x 1 cm yang dipotong menjadi tiga bagian yaitu bagian jarum tempat keluarnya nada (disebut cecet ucing atau ekor kucing), pembatas jarum, dan bagian ujung yang disebut panenggeul (pemukul).

Jika bagian panenggeul dipukul, maka bagian jarum akan bergetar dan ketika dirapatkan ke rongga mulut, maka akan menghasilkan bunyi yang khas.

Alat ini bukan cuma untuk menghibur tapi juga ternyata berfungsi mengusir hama di kebun atau di ladang pertanian. Suara yang dihasilkan oleh karinding ternyata menghasilkan gelombang low decibel yang menyakitkan hama sehingga mereka menjauhi ladang pertanian.

Frekuensi suara yang dikeluarkan oleh alat musik tersebut menyakitkan bagi hama tersebut, atau bisa dikatakan frekuensi suaranya melebihi dari rentang frekuensi suara hama tersebut, sehingga hama tersebut akan panik dan terganggu konsentrasinya.

Kecanggihan Karinding sebagai bukti bahwa nenek moyang kita sejak dulu sudah mampu menciptakan alat yang menghasilkan gelombang suara. Ini adalah alat mengusir hama yang aman bagi lingkungan. Dibutuhkan perhitungan yang teliti untuk menciptakan alat musik seperti itu

Mangetsu Hozuki

Mangetsu Hōzuki


(鬼灯満月, Hōzuki Mangetsu)
Second Coming of the Demon (鬼人の再来, Kijin no Sairai)
Manga: Chapter #522
Anime: Naruto Shippūden Episode #265
Muncul dalam Anime and Manga

Pribadi
Gender: Pria
Umur: Meninggal
Afiliasi: Kirigakure
Team: Kiri no Shinobi Gatana
Clan: Hōzuki

Keluarga:
Suigetsu Hōzuki (Adik)

Elemen:
Air (Suiton)
Petir (Raiton) (Menggunakan Pedang "Kiba")

Jutsu:
- Suika no Jutsu Hydrification Technique (Manga only) : Teknik mencair jadi air.
- Sairento Kiringu (Silent Killing) : Teknik membunuh tanpa suara.

Senjata:
Hiramekarei (Manga only)
Kabutowari (Manga only)
Kiba (Manga only)
Kubikiribōchō (Manga only)
Nuibari (Manga only)
Samehada (Manga only)
Shibuki (Manga only)

Profil

Mangetsu dan Suigetsu dilatih dengan tujuan menjadi anggota Kiri no Shinobi Gatana bersama-sama. Mimpi ini bertindak sebagai motivasi bagi mereka berdua untuk menyelesaikan misi kejam hari ke hari. Mangetsu akhirnya berhasil menjadi anggota, menguasai ketujuh pedang sebelum kematiannya. Kematian dini kakaknya membuat Suigetsu tampaknya kehilangan motivasi.

Penampilan
Memiliki kulit berwarna terang dan rambut runcing, gigi seperti hiu - sifat dimana semua anggota yang diketahui dari Kiri no Shinobi Gatana memilikinya. Dia memakai baju yang sangat mirip dengan adiknya, yang terdiri dari, kemeja gelap tanpa lengan, berwarna terang dan celana bergaris-kaki penghangat khas desanya. Seperti saudaranya, ia membawa botol air yang melekat pada sabuk di pinggang dan memakai perban di lehernya dan pelindung dahi berlambang Kirigakure di keningnya. Secara keseluruhan, Mangetsu dan Suigetsu mempunyai kemiripan satu sama lain.

Kemampuan
Sebagai salah satu Kiri no Shinobi Gatana, Mangetsu adalah salah satu shinobi terkuat yang pernah diproduksi di Kirigakure. Generasi Mangetsu bahkan tercatat menjadi yang terkuat dalam sejarah desa. Mangetsu juga mampu menggunakan sairento kiringu (Silent Killing), seperti yang terlihat ketika melawan Divisi III Pasukan Aliansi
►

- Copyright © 2013 Zero Position - Ore no Imouto - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -